
Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali mencatat sejarah baru dalam pengembangan mutu Pendidikan tinggi. Kampus ini menjadi perguruan tinggi pertama di Jawa Tengah, baik negeri maupun swasta, yang menempuh proses akrediasi Internasional melalui Accreditation,Certification and Quality Assurance (ACQUIN), lembaga penjaminan mutu pendidikan tinggi independen yang berbasis di jerman.

Dalam proses akreditasi Internasional tersebut, UPGRIS mengajukan 12 Program Studi, 3 diantaranya Bimbingan dan Konseling (BK), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), serta Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).

Bagi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), keikutsertaan Program Studi BK,PGSD dan PG PAUD dalam proses akreditasi Internasional ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, adaptif terhadapa perkembangan zaman, serta mampu memenuhi standar mutu Pendidikan Tinggi di tingkat Internasional.

Selama proses asesmen, tim asesor internasional melaksanakan serangkaian evaluasi secara menyeluruh terhadap aspek penyelengaraan pendidikan. Penilaian meliputi tata kelola Perguruan Tinggi, sistem Penjaminan mutu, kurikulum,kualitas sumberdaya manusia,kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga berbagai luaran yang dihasilkan oleh masing-masing Program Studi.
Proses asesmen ACQUIN pada Fakultas Ilmu Pendidikan melibatan tiga Asesor yang berasal dari berbagai negara dan memiliki latar belakang keilmuan yang beragam diantaranya yaitu: Prof. Majid Daneshgar (BK), Dr. Valerie Sollars (PGSD), dan Prof. Dipsych Tija Sirina (PGPAUD).
Bagi Fakultas Ilmu Pendidikan UPGRIS, momentum akreditasi internasional ini menjadi dorongan untuk terus memperkuat budaya mutu dalam seluruh aspek tridarma perguruan tinggi, serta semakin meningkatkan kualitas layanan akademik, memperluas jejaring kerja sama internasional, serta menghasilkan lulusan yang kompetitif dan mampu bersaing di tingkat global.