UPGRIS – Bertekad tingkatkan kualitas, program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPGRIS menargetkan akreditasi A pada tahun 2021. Sebagai konsekuensinya, setiap sivitas akademika di lingkungan PGSD diminta untuk bekerja keras dan merapatkan barisan.

“Tahun 2021 kita kejar akreditasi A. Untuk itu kita harus bekerja keras dan merapatkan barisan,” tutur Kaprodi PGSD UPGRIS, Jk Sulianto MPd, di sela acara Tasyakuran Hari Ulang Tahun Ke-8 PGSD UPGRIS yang dipusatkan di Kompleks Perumahan Pucanggading Jalan Pucangtama 7/6 Kecamatan Mranggen Demak, Jumat (16/7) lalu.

Lebih lanjut Sulianto menuturkan, target tersebut terbilang realistis karena di tahun tersebut PGSD akan kembali mengajukan akreditasi program studi. Pada saat bersamaan, ada banyak dosen PGSD yang telah menyelesaikan studi doktoralnya sehingga dapat dipastikan formasi pengajarnya akan semakin kuat.

“Tepat pada tahun 2021, kita akan mengajukan akreditasi lagi. Pada saat itu kita juga sudah memiliki banyak dosen bergelar doktor. Formasi pengajar kita akan sangat kuat,” tandas Sulianto.

Sampai sejauh ini, lanjut Sulianto, PGSD UPGRIS telah mencapai standar kampus berkualitas baik dengan dikantonginya  akreditasi B. Tapi untuk tercapainya kualitas sempurna maka akreditasi tersebut perlu ditingkatkan menuju akreditasi A.

“Kalau hanya untuk mengikuti tes CPNS saja, akreditasi B saja sudah cukup. Tapi kami ingin akreditasi kami mencapai nilai yang sempurna. Karena itulah kami menargetkan akreditasi A,” tutur Sulianto.

Pencapaian
Sementara itu, sepanjang delapan tahun berdirinya program studi PGSD, Sulianto menuturkan, ada banyak pencapaian yang diraih program studi ini. Beberapa pencapaian tersebut di antaranya pencapaian mutu sumber daya manusia dengan terus meningkatnya jabatan fungsional dosen.

“Tak hanya itu saja, dari sisi penelitian dan pegabdian kepada masyarakat, banyak dosen PGSD yang mendapatkan hibah dari Kemristekdikti. Sedangkan dari sisi sarana pra sarana, kami juga terus meningkatkan fasilitas. Misalnya, untuk tahun ini kami targetkan untuk melengkapi fasilitas sanggar seni,” tandas Sulianto. (Zaenal, 2017)