Oleh-Oleh dari Negeri Jiran

Sebanyak 10 mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang dikirim untuk menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) antarbangsa di Malaysia bertandang ke salah satu rumah En.Ismail Bin Saliyan  salah satu dosen IPGKTI (Institut Pendidikan Guru Kampus Temenggong Ibrahim) 4 Agustus 2017 lalu. Dosen yang kerap disapa Sifu Ismail ini memberikan penjelasan cara budidaya Lebah kelulut. Lebah kelulut sendiri memiliki pelbagai khasiat dan dapat dijadikan peluang bisnis yang menjanjikan. Selain itu mahasiwa ppl internasional dari Indonesia  juga diajari budaya edible garden. Edible garden sendiri merupakan mini taman yang menggabungkan jenis tanaman yang dapat dimakan terdiri daripada sayur-sayuran, tanaman herbal dan buah-buahan. Mengingat tanah di Malaysia begitu terbatas. Oleh sebab itu Sifu Ismail tertarik mengembangkan edible garden dengan media pot, spons, air, dan serabut kelapa.

“Lebah kelulut memiliki khasiat seperti asid p-coumaric yang mengandung bahan antioksidan yang tinggi dan dipercaya mampu membantu mengurangi risiko kanker perut   serta mengurangi pembentukan bahan nitrosamin (karsinogen, asid protokatechuik dan asid vanilik asid fenilpropionik, sejenis bahan utama madu kelulut juga dikatakan mampu membantu mengurangi enzim cyclooxygenase-2 (COX-2) yang dapat menyebabkan pembentukan radang sewaktu perkembangan kanker usus besar. Bhan tersebut juga dapat membantu menurunkan kolestrol dalam plasma darah, hati juga mengurangkan trigliserida dalam darah. Jadi, kalian bisa budidaya lebah tak hanya lebah kelulut saja sebagai usaha kalian. Nah untuk edible garden nantinya akan membantu lebah kelulut tersebut untuk menghasilkan madu. Nantinya lebah mengangkut nektar dari bunga-bunga dari tanaman pada edible garden,” tutur Sifu Ismail dikediamannya di No 2 Jalan Jasa 54 Taman Mutiara Rini 81300 Skudai, Johor Bahru,  Malaysia. (Tyas)

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk jiwa kewirausahaan, serta menjadi oleh-oleh dari Negeri Jiran berupa ilmu tambahan. Harapannya ilmu tersebut akan ditularkan kepada siswa-siswa ketika mereka menjadi seorang guru yang sesungguhnya. Sifu Ismail juga berpesan kepada mahasiswa UPGRIS  untuk tidak hanya mengandalkan gaji menjadi guru saja. Belajar berwirausaha juga penting. “ Let’s try A Little Something New, itu akan memberikan manfaat yang besar untuk kalian dimasa yang akan datang. ” ujar laki-laki paruh baya tersebut dengan dialek Melayu yang kental.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *